Home Berita - Artikel Bersih Untuk Adipura atau Adipura Untuk Bersih

Bersih Untuk Adipura atau Adipura Untuk Bersih

Sampah merupakan bagian dari kehidupam masyarakat. Hal itu karena sebagian dari barang yang kita konsumsi adalah tidak bermanfaat bagi kehidupan ini. Sehingga, sebagaian dari barang tersebut harus dibuang. Barang yang dibuang itu akan menjadi sampah. Kalau tidak dibuang atau salah dalam membuangnya akan menimbulkan permasalahan yang begitu kompleks kalau sampah itu dibiarkan dalam waktu  yang demikian lama.

Sudah terbiasa masyarakat kita untuk berbuat baik diperlukan dorongan khusus agar bersemangat untuk melakukankannya. Demikian juga dalam menjaga kebersihan lingkungan berkenaan dengan upaya menciptakan lingkungan hidup yang bersih dan sehat. Salah satu upaya yang dilakukan oleh pemerintah adalah dengan memberikan Penghargaan kepada yang berhasil dalam menjadikan lingkungan daerahnya bersih dan sehat.

Perhargaan itu dalam bentuk  Piala Adipura.Dengan motifasi itu tak jarang di antara berbagai lapisan masyarakat terdorong untuk berlomba guna mendapatkan perhargaan yang cukup bergengsi tersebut. Tak terkecuali warga masyarakat Kabupaten Grobogan.

Perjuangan keras Kabupaten Grobogan untuk meraih penghargaan Adipura membuahkan hasil. Bupati H Bambang Pudjiono SH, tahun lalu diundang ke Istana Negara Jakarta untuk menerima penghargaan itu langsung dari Presiden  Susilo Bambang Yudhoyono.

Bahkan karena begitu senangnya kabupaten yang dipimpinnya meraih penghargaan prestisius ini, Bambang Pudjiono, mengangkat piala Adipura setinggi-tingginya usai keluar istana Kepresidenan.
’’Penghargaan Adipura ini merupakan salah satu bukti keberhasilan Pemkab Grobogan bersama masyarakat dalam menata kota Purwodadi sebagai ibu kota Kabupaten Grobogan. Muaranya kota kecil terletak timur kota Semarang itu tampak lebih bersih, rapi, dan teduh,’’ tuturnya Keberhasilan seperti ini sedapat mungkin untuk dapat dipertahankan.

Semastinya Menurut Bupati, usaha membangun dan menata kota Purwodadi dirasa masih belum cukup. Masih banyak yang sebenarnya perlu kita benahi, termasuk pemberian lampu di kanan kiri jalan protokol, taman kota dan pohon penghijauan.

Meski belum maksimal dan merasa belum puas, namun pernghargaan piala Adipura patut disyukuri. Untuk tahun-tahun mendatang,  penghargaan itu harus bisa dipertahankan. Upayanya yakni dengan bekerja lebih keras lagi. Dikatakan, penilaian Adipura yang dilakukan tim penilai dari pusat dititikberatkan pada masalah kebersihan, ketertiban, kerapian, penghijauan dan keteduhan.

Guna memotivasi masyarakat untuk dapat mewujudakan kota yang bersih dan sehat, Piala Adipura akan diperlihatkan kepada masyarakat kota Purwodadi. Guna mendukung acara itu ruas  Jalan R Soeprapto akan ditutup serta bebas dari kendaraan bermotor. Sepanjang jalan itu akan digunakan kegiatan olahraga oleh masyarakat dan karyawan pemkab. Masyarakat sekaligus bisa melihat Piala Adipura yang akan diletakkan di tepi jalan depan Pasaraya Luwes.

Selain Kabupaten Grobogan, ada sembilan kabupaten katagori kota kecil yang pernah turut meraih Piala Adipura dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Yaitu Pati, Boyolali, Wonogiri, Wonosobo, Sragen, Purbalingga, Banjarnegara, Karanganyar dan Kabupaten Temanggung. Sedangkan untuk empat kota katagori sedang, yakni Kudus, Jepara, Magelang dan Cilacap. Sementara Semarang merebut kota katagori metropolitan.

Dengan penghargaan ini dapat memotivasi masyarakat dalam berpartisipasi dalam mewujudkan lingkungan hidup yang, selanjutanya akan menjadikan masyarakat untuk terbudaya hidup dan dapat selalu menciptakan lingkuangan yang sehat dan bersih. Namun demikian kita perlu mengevaluasi motivasi kita untuk berbuat dalam hal kebersihan lingkungan hidup ini.  Untuk itu budaya dalam menjaga kebersihan dan lingkungan hidup perlu diciptakan dalam kehidupan bermasyarakat. Kalau sudah terbudaya kehidupan yang bersih dan rapi, kita tetap hidup bersih dan sehat. Bahkan bukan hanya untuk mendapatkan Adipura. Tapi justru setelah kita memperoleh penghargaan berupa adipura itu, kita harus dapat mempertahankan  budaya bersih. Jadi  Adipura kita peroleh untuk bersih bukan hanya kita hidup bersih untuk dapat memperoleh Adipura. (Khael)


Sumber : Majalah Gema Bersemi edisi 02/2010

Add comment


Security code
Refresh

Cheap web hosting service is not always a good solution. I highly recommend reading some hosting reviews such as hostmonster review or ipage hosting review.
Copyright © 2014 Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Kebersihan Kabupaten Grobogan.
Business Joomla Templates designed by Joomla Hosting